Pagar Alam – Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan melaksanakan kegiatan Monitoring Kebutuhan dan Ketersediaan Bahan Pangan Pokok dalam rangka penyusunan Neraca Pangan Wilayah dan Neraca Bahan Makanan, pada Rabu, 06 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Dapur SPPG Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam.
Kegiatan monitoring ini dihadiri oleh Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dwi Setyaningsih, S.E., bersama staf bidang KDP yaitu Rudianto, S.P., Ahmad Nawi, S.P., Doni Alamsyah, S.E., Chandra Adhitya, S.TP., Dela Pusvita, S.TP., Alan Hardi Putra, S.E., Viving Mulia, S.Kel., serta Nani Rahmawati.
Monitoring dilakukan untuk memastikan ketersediaan, distribusi, serta kondisi bahan pangan pokok yang digunakan dalam operasional dapur SPPG, sekaligus sebagai bahan pendukung dalam penyusunan neraca pangan daerah yang akurat dan berkelanjutan.
Dapur SPPG Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan sendiri diketahui memiliki jumlah penerima manfaat sebanyak 2.600 orang, yang terdiri dari pelajar serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3). Hal ini menunjukkan peran strategis dapur dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jefri Zulfikar, S.P., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Monitoring ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kebutuhan dan ketersediaan pangan tetap terjaga, serta sebagai dasar dalam penyusunan neraca pangan wilayah yang akurat. Dengan data yang valid, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ujarnya.
Sementara itu, mitra dapur MBG Atung Bungsu Kecamatan Dempo Selatan, Dra. Evy Ratna Kartika Waty, M.Pd., Ph.D., yang didampingi oleh Kepala SPPG Atung Bungsu serta ahli gizi, menyambut baik kegiatan tersebut.
“Kami sangat mendukung kegiatan monitoring ini karena dapat membantu memastikan kualitas dan ketersediaan bahan pangan yang digunakan dalam penyediaan makanan bergizi. Sinergi antara pemerintah dan mitra sangat penting untuk menjamin pelayanan yang optimal bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan data ketersediaan pangan di Kota Pagar Alam semakin akurat dan dapat menjadi dasar dalam perencanaan serta pengambilan kebijakan di sektor ketahanan pangan, khususnya dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.