Pagar Alam — Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Pagar Alam turut menghadiri rapat penguatan statistik sektoral yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data sektoral guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan berbasis data.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota
Pagar Jepri
Zulfikar, SP.,M.Si, Alam menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya
dalam rapat ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pengelolaan
data di sektor ketahanan pangan dan perikanan. “Data yang akurat dan
terintegrasi sangat penting untuk mendukung program ketahanan pangan, pengendalian
inflasi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

“Data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi
menjadi kunci utama dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Melalui
penguatan statistik sektoral ini, kami berharap kualitas perencanaan program
ketahanan pangan dan perikanan di Kota Pagar Alam semakin meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi, Sukeri, SST.,M.Si menegaskan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam mewujudkan data yang berkualitas. “Statistik sektoral merupakan fondasi penting dalam mendukung kebijakan pembangunan. Sinergi antara BPS sebagai pembina data dengan perangkat daerah sebagai produsen data harus terus diperkuat agar data yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan dan dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.
Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, turut memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas statistik sektoral di daerah. Ia menekankan bahwa data yang valid sangat penting dalam mendukung arah pembangunan kota. “Pemerintah Kota Pagar Alam berkomitmen untuk terus mendorong penguatan data sektoral di setiap perangkat daerah. Dengan data yang akurat dan terpadu, kita dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif, terutama dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, rapat juga membahas implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah, termasuk standarisasi metadata, interoperabilitas data, serta peran walidata dan produsen data dalam memastikan konsistensi dan validitas informasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah, termasuk Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, dapat semakin meningkatkan kapasitas dalam penyediaan data sektoral yang berkualitas. Dengan demikian, perencanaan dan evaluasi program pembangunan dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar
Alam berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan BPS dan instansi terkait guna
mewujudkan tata kelola data yang baik, transparan, dan akuntabel demi mendukung
pembangunan daerah yang berkelanjutan. Tutupnya (Yuli)