Pagar Alam - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Pagar Alam mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Besemah Tige, Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam (Selasa, 03/11/2016).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) tersebut dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, serta perwakilan dari Inspektorat, Bapperida, BKAD, Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bapenda, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan), serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. Dalam kegiatan ini, DKPP Kota Pagar Alam diwakili oleh Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dwi Setyaningsih, S.E.

Rakor ini membahas
langkah-langkah strategis pengendalian inflasi tahun 2026, khususnya melalui
penguatan koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam
menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok dan
barang penting di masyarakat.
Pengendalian inflasi menjadi salah satu fokus utama, terutama melalui pemantauan perkembangan harga bahan pangan, penguatan pasokan dan distribusi, serta pelaksanaan langkah konkret untuk mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan. Pemerintah daerah diharapkan terus meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah agar stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Kepala Dinas Ketahanan
Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, S.P., M.Si., menyampaikan
bahwa pengendalian inflasi, khususnya pada sektor pangan, memerlukan sinergi
dan langkah nyata dari seluruh perangkat daerah terkait.
"Stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan merupakan hal penting yang harus terus kita jaga. Oleh karena itu, DKPP akan terus mendukung upaya pengendalian inflasi melalui pemantauan harga dan pasokan pangan, penguatan koordinasi dengan berbagai pihak, serta pelaksanaan program stabilisasi pangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan daya beli masyarakat terjaga," ungkap Jepri.

Sementara itu, Kepala
Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dwi Setyaningsih, S.E., menyampaikan
bahwa DKPP terus berupaya memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi
bahan pangan pokok di Kota Pagar Alam melalui pemantauan secara berkala.
"Pemantauan harga
dan ketersediaan pangan menjadi bagian penting dalam mengantisipasi potensi
kenaikan harga di pasaran. Melalui koordinasi dan evaluasi secara
berkelanjutan, kami berupaya mengidentifikasi komoditas yang mengalami
perubahan harga maupun kendala pasokan, sehingga langkah antisipasi dapat
dilakukan secara tepat," jelas Dwi.
Sebagai bagian dari upaya
pengendalian inflasi daerah, DKPP Kota Pagar Alam juga terus mendukung
pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), pemantauan harga bahan pangan pokok,
serta koordinasi dengan Bulog dan para pelaku distribusi pangan guna menjaga
keterjangkauan harga dan ketersediaan pasokan bagi masyarakat.
Selain membahas
pengendalian inflasi, rakor juga dirangkaikan dengan pembahasan kolaborasi
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kementerian Agraria
dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terkait program sertifikasi
tanah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Melalui kegiatan ini,
diharapkan koordinasi dan sinergi seluruh perangkat daerah semakin kuat dalam
mendukung kebijakan pemerintah, khususnya menjaga stabilitas harga, menjamin
ketersediaan pangan, serta mengendalikan inflasi di Kota Pagar Alam. (Dela)