Pagar Alam, Senin 25 Mei 2026 — Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung percepatan penurunan angka stunting, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Pagar Alam melaksanakan kegiatan Edukasi Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Goes to School Cegah Stunting di SD MI Darul Hikmah, Kelurahan Pagar Wangi, Kecamatan Dempo Utara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi pangan yang bertujuan untuk menanamkan pola konsumsi pangan sehat kepada anak-anak sejak usia dini melalui konsep B2SA, yaitu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman. Program ini menekankan pentingnya mengonsumsi makanan dengan gizi lengkap, seimbang sesuai kebutuhan tubuh, aman dikonsumsi, serta memanfaatkan pangan lokal yang bernilai gizi tinggi guna mendukung tumbuh kembang anak dan mencegah stunting.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulpikar, S.P., M.Si., bersama Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Wanhari, S.E. dan Kepala sekolah MI Darul Hikmah Suwito,¸S.Pd., M.,Pd. Turut hadir Jabatan Fungsional Analis Ketahanan Pangan DKPP Kota Pagar Alam, yakni Isti Agustin, S.TP., Novita Aini, S.P., Yuliana J, S.P., dan Sella Putri Utami, S.TP. Kegiatan ini juga didukung oleh staf DKPP Kota Pagar Alam, yaitu Prengki, Patra Ramadhan, Linda Dahmayanti, A.Md.Kom., Elda Widia Puspita, S.Pd., Tri Handayani, S.E., serta Angga. Selain itu, kegiatan edukasi ini turut menghadirkan narasumber ahli gizi dari Rumah Sakit Besemah, yaitu Rani Rahmahayati, S.Gz., yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan.

Dalam sambutannya, Kepala DKPP Kota Pagar Alam, Jepri Zulpikar, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa edukasi pangan sehat harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar anak-anak memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya menjaga pola makan sehat dan bergizi.
“Melalui kegiatan B2SA Goes to School ini, kami ingin menanamkan kepada anak-anak pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Pencegahan stunting harus dimulai sejak dini melalui pola makan yang sehat serta pemanfaatan pangan lokal yang bergizi. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman siswa dan menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi Kota Pagar Alam yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar

Sementara itu, narasumber ahli gizi, Rani Rahmahayati, S.Gz., menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, pola makan sehat dan pemenuhan nutrisi yang baik sangat penting diterapkan sejak usia dini. “Anak-anak membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Dengan pola makan B2SA, anak-anak dapat memperoleh nutrisi yang lengkap sehingga terhindar dari risiko stunting. Selain itu, penting juga membiasakan sarapan sehat, mengurangi konsumsi makanan instan, serta memperbanyak konsumsi sayur, buah, ikan, telur, susu, dan pangan lokal bergizi,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai jenis makanan sehat, pentingnya sarapan pagi, kebiasaan hidup bersih dan sehat, serta manfaat mengonsumsi pangan lokal yang kaya nutrisi. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan menyenangkan sehingga para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi kegiatan.


Selain penyuluhan dan edukasi, kegiatan juga diisi dengan pemberian simbolis makanan sehat dan bergizi kepada para siswa sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan pola konsumsi pangan B2SA di lingkungan sekolah. Pemberian simbolis tersebut dilakukan langsung oleh Kepala DKPP Kota Pagar Alam bersama jajaran dan narasumber kepada siswa-siswi MI Darul Hikmah. Momen tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak sekolah dasar sekaligus mengajak para siswa untuk membiasakan diri mengonsumsi makanan sehat setiap hari.
Para guru dan pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap edukasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar dapat meningkatkan kesadaran siswa maupun orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting. Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh semangat, dan disambut antusias oleh seluruh peserta. Melalui program ini, DKPP Kota Pagar Alam berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola konsumsi pangan sehat semakin meningkat sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, aktif, cerdas, dan bebas stunting di Kota Pagar Alam. Tutupnya (Yuli dan Sella)