PAGAR ALAM, – Menjelang penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk Pemberian Bantuan Pangan Beras periode Juli, Agustus, dan September Tahun 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Pagar Alam melakukan koordinasi dengan Perum BULOG Cabang Lahat guna mematangkan rencana penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Koordinasi tersebut dilanjutkan dengan pengecekan kualitas dan kuantitas beras di Gudang BULOG Pagar Alam pada Senin (3/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh stok beras yang akan disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berada dalam kondisi baik, memenuhi standar kualitas, serta jumlahnya sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah.
Setelah dilakukan pengecekan, dilaksanakan Penandatanganan Berita Acara Pengecekan Kualitas & Kuantitas oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam dan Kepala Gudang Bulog Pagar Alam
Tim yang turun ke lapangan untuk pengecekan kualitas dan kuantitas beras antara lain Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Jepri Zulfikar,SP.,M.Si, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dwi Setyaningsih, S.E, Pelaksana Kegiatan Cadangan Pangan Rudianto, SP, Pejabat Fungsional dan Pelaksana Chandra Adhitya,S.TP, Dela Pusvita,S.TP dan Alan Hardi Putra, SE

Kegiatan pengecekan meliputi pemeriksaan kondisi fisik beras, kemasan, hingga kesiapan stok yang akan didistribusikan. Selain itu, DKPP Kota Pagar Alam bersama Perum BULOG Cabang Lahat juga membahas mekanisme penyaluran agar proses distribusi dapat berjalan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, SP., M.Si., mengatakan bahwa koordinasi dan pengecekan lapangan merupakan tahapan penting sebelum pelaksanaan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa beras yang akan diterima masyarakat benar-benar berkualitas baik, layak konsumsi, dan jumlahnya sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, koordinasi dengan Perum BULOG Cabang Lahat serta pengecekan langsung di gudang menjadi langkah penting agar proses penyaluran nantinya dapat berjalan lancar tanpa kendala," ujar Jepri.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pagar Alam melalui DKPP terus berkomitmen mengawal seluruh proses penyaluran Bantuan Pangan Beras agar masyarakat penerima memperoleh haknya secara tepat waktu.
"Program Bantuan Pangan Beras merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat. Kami berharap sinergi yang baik dengan BULOG dan seluruh pihak terkait dapat mendukung kelancaran penyaluran di Kota Pagar Alam," tambahnya.
Melalui persiapan yang matang, diharapkan pelaksanaan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk Pemberian Bantuan Pangan Beras periode Juli, Agustus, dan September Tahun 2026 di Kota Pagar Alam dapat berlangsung tertib, lancar, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat penerima.

Sebelumnya, pada sosialisasi Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah untuk Bantuan Pangan Beras Periode Juli - September 2026 melalui Zoom Metting yang dilaksanakna oleh Deputi Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Jumat (31/7/2026), Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional, Dr. Rachmi Widiriani, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa program bantuan pangan beras merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat di tengah dinamika harga pangan.
"Pelaksanaan penyaluran bantuan pangan harus dilakukan
secara terkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Validitas data penerima,
ketepatan waktu distribusi, serta pengawasan di lapangan menjadi kunci agar
bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Pemerintah daerah
diharapkan terus memperkuat koordinasi dengan Perum BULOG dan seluruh unsur
pelaksana sehingga proses penyaluran berlangsung tertib, transparan, dan
akuntabel," ujar Dr. Rachmi Widiriani. (Chandra)