×
Tim Satgasda Pagar Alam Ikuti Rapat Analisa dan Evaluasi Pengawasan Harga dan Mutu Beras Tahun 2026
PAGAR ALAM – Tim Satuan Tugas Daerah (Satgasda) Kota Pagar Alam mengikuti Rapat Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Harga dan Mutu Beras Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pusat melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang Rapat Besemah Tige, Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam, Selasa (22/09/2026).


Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka melakukan analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan pengawasan harga dan mutu beras di daerah, sekaligus memperkuat koordinasi antara Satgas Pusat dan Satgasda dalam menjaga stabilitas harga serta kualitas beras yang beredar di masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pagar Alam, Cholmin Heryadi, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Pagar Alam Jepri Zulfikar, SP., M.Si., Kepala Gudang Bulog Pagar Alam, jajaran Polres Pagar Alam, Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang), Dinas Perdagangan, DPMPTSP, Dinas Pertanian, serta pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam.

Dalam rapat tersebut dibahas perkembangan pelaksanaan pengawasan harga dan mutu beras di daerah, termasuk koordinasi lintas sektor dalam memastikan beras yang beredar memenuhi ketentuan mutu serta harga yang berlaku.

Kepala DKPP Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, SP., M.Si., menyampaikan bahwa Satgasda Kota Pagar Alam akan segera melakukan kegiatan pengawasan secara langsung di lapangan.

“Beberapa hari ke depan Satgasda akan melakukan pengawasan harga dan mutu beras di Pasar Nendagung,” ujar Jepri.

Menurutnya, kegiatan pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan kondisi harga beras di tingkat pasar serta mutu beras yang beredar tetap sesuai dengan ketentuan. Pengawasan juga akan dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat daerah dan instansi terkait.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Pagar Alam bersama Satgasda diharapkan dapat terus memperkuat pengawasan dan koordinasi, sehingga stabilitas harga serta ketersediaan beras yang aman dan bermutu bagi masyarakat dapat terjaga. (Chandra)