×
Sebanyak 142 siswa di SD Negeri 46 Kota Pagar Alam menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota Pagar Alam Tekankan Pentingnya Pemenuhan Gizi Anak

Pagar Alam,– Sebanyak 142 siswa di SD Negeri 46 Kota Pagar Alam menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Senin (06/04/2026)

 

Selain launching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 46 Kota Pagar Alam juga dilaksanakan peninjauan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Alun Dua 01 Kota Pagar Alam.

 

Hadir dalam launcing tersebut Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah yang diwakili oleh  Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam, Dahnial Nasution, AP.,M.Si, Ketua Satgas MBG Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, SP.,M.Si yang diwakili oleh Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Wanhari,SE didampingi oleh Pejabat Fungsional Isti Agusti, S.TP, Nina Ade Legawa,S.ST.,Pi, Chandra Adhitya,S.TP,  Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Pagar Alam, Unsur Kepolisian Kota Pagar Alam, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan , Bagian Ekobang Sekretariat Kota Pagar Alam beserta Kepala SPPG, Ahli Gizi dan Ahli Akuntan di Kota Pagar Alam.

 

Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam, Dahnial Nasution, AP.,M.Si mengatakan Program MBG merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik guna mendukung tumbuh kembang yang optimal serta meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar siswa dan berharap program MBG dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kota Pagar Alam

 

“Pemerintah Kota Pagar Alam mendukung penuh pelaksanaan program ini sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini untuk memastikan anak-anak kita memperoleh asupan gizi yang cukup dan seimbang. Hal ini sangat penting dalam mendukung proses belajar mengajar serta mencegah permasalahan gizi, termasuk stunting. Satu hal yang terpenting adalah MBG ini bukan dinilai dari enak tidaknya makanan melainkan gizi dan menyehatkan, ibarat obat pahit tapi menyehatkan” ujarnya

 

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, SP.,M.Si melalui Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Wanhari,SE mengatakan pelaksanaan program MBG harus mengacu pada standar gizi seimbang dengan pengawasan ketat terhadap kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan. Program ini juga dirancang untuk dilaksanakan secara bertahap di berbagai satuan pendidikan.

 

“Melalui Program ini diharapkan dapat tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan daerah,” tutupnya (Chandra dan Sela)