×
Satgas MBG Kota Pagar Alam Gelar Small Meeting Pemutakhiran dan Sinkronisasi Data Penerima Manfaat

PAGAR ALAM, 16 September 2026 — Satuan Tugas Percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Pagar Alam menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran dan Sinkronisasi Data Sasaran Penerima Manfaat MBG, Rabu (16/9/2026), bertempat di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam.


Rapat dipimpin oleh Ketua Satgas Percepatan MBG Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, didampingi Verma Agustina selaku staf. Kegiatan turut dihadiri Minarni selaku Sekretaris Dinas PPKBP3A, beserta Vivi, Citra Ayu, dan Vifni Mustika; Siska Damayanti selaku Kepala Bidang Dinas Kesehatan bersama Eti; Ilman selaku Kepala Bidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Chintia selaku Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG; serta Deri dan Defri dari SPPG Nendagung 2.


Rapat membahas pemutakhiran, validasi, dan sinkronisasi data sasaran penerima manfaat MBG yang meliputi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Koordinasi lintas sektor dilakukan guna memastikan data yang digunakan dalam pelaksanaan program akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Ketua Satgas Percepatan MBG Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, menyampaikan bahwa pemutakhiran data perlu dilakukan secara berkala untuk menyesuaikan data dengan kondisi di lapangan.

 “Kita ingin memastikan data yang digunakan dalam pelaksanaan MBG sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga monitoring dan evaluasi program dapat dilakukan berdasarkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Jepri.


Sementara itu, Ilman selaku Kepala Bidang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjelaskan bahwa pemutakhiran data peserta didik dilakukan dalam dua periode, yaitu Maret dan Agustus.

 “Untuk pemutakhiran data peserta didik, ada dua cut-off, yaitu pada bulan Maret dan Agustus. Data yang digunakan perlu memperhatikan periode pemutakhiran tersebut agar sesuai dengan data terbaru,” jelas Ilman.


Selanjutnya, Minarni selaku Sekretaris Dinas PPKBP3A menyampaikan bahwa penyaluran MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita harus mengikuti mekanisme sesuai petunjuk teknis.

 “Untuk sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, pembagian MBG harus melalui TPK sesuai dengan petunjuk teknis MBG. TPK memiliki peran dalam pendampingan dan memastikan bantuan diterima oleh sasaran yang sesuai,” ungkap Minarni.


Sementara itu, Siska Damayanti selaku Kepala Bidang dari Dinas Kesehatan menekankan pentingnya koordinasi antara TPK dan SPPG dalam penanganan kebutuhan gizi anak balita.

“Untuk masalah gizi, nantinya tim TPK dan SPPG perlu berkoordinasi, khususnya terkait gizi anak balita,” kata Siska.


Melalui rapat koordinasi tersebut, disepakati perlunya pemutakhiran dan verifikasi data secara berkala, penguatan sinkronisasi lintas sektor, serta penelusuran terhadap perbedaan antara data di lapangan dan data pada sistem.


Data yang telah diverifikasi diharapkan dapat menjadi dasar dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi, pengukuran capaian, serta peningkatan pelaksanaan Program MBG di Kota Pagar Alam agar berjalan secara tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Verma)