Pagar Alam — Dalam rangka memastikan kelancaran pelaksanaan program bantuan pangan periode Juli sampai dengan September 2026, pimpinan Perum BULOG bersama Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten OKU Timur melakukan kunjungan dan koordinasi ke Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Bapak Jepri Zulpikar, SP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Ibu Dwi Setyaningsi, SE. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan membahas sejumlah hal penting terkait persiapan penyaluran bantuan pangan untuk masyarakat.

Koordinasi ini menjadi bagian penting dalam menyamakan persepsi serta memastikan kesiapan seluruh pihak yang terlibat, khususnya dalam aspek ketersediaan pangan, pendataan penerima, distribusi, hingga mekanisme penyaluran bantuan agar dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulpikar, menyampaikan bahwa sinergi dan koordinasi antarlembaga sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan program bantuan pangan.
Kami menyambut baik kunjungan dan koordinasi dari pihak BULOG bersama jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten OKU Timur. Bantuan pangan merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang baik sejak tahap persiapan hingga proses penyaluran di lapangan,” ujar Jepri.
Menurutnya, kesiapan data dan koordinasi teknis menjadi hal yang sangat penting agar bantuan yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.

Kami berharap seluruh tahapan dapat dipersiapkan dengan baik, mulai dari ketersediaan komoditas pangan, kesiapan distribusi, hingga koordinasi dengan pihak-pihak terkait di lapangan. Dengan komunikasi yang intensif, berbagai kendala yang mungkin muncul dapat diantisipasi sejak awal sehingga penyaluran bantuan pangan periode Juli hingga September 2026 dapat berlangsung tertib, lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Dwi Setyaningsi, SE., turut menekankan pentingnya kesiapan teknis dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan pangan.
Ia menyampaikan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah dan BULOG harus terus diperkuat, terutama berkaitan dengan jadwal, jumlah bantuan, data penerima manfaat, serta distribusi di tingkat lapangan.

Kami akan terus mendukung koordinasi dan komunikasi dengan pihak BULOG maupun instansi terkait. Hal ini penting agar setiap tahapan penyaluran dapat dipantau dan dilaksanakan sesuai rencana. Harapannya, bantuan pangan yang diberikan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan membantu menjaga stabilitas ketahanan pangan,” ungkap Dwi.
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan BULOG juga menyampaikan kesiapan untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam rangka mendukung pelaksanaan bantuan pangan periode Juli–September 2026. Sinergi antara BULOG dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci agar program dapat terlaksana secara efektif serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kegiatan kunjungan dan koordinasi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang penyamaan persepsi, tetapi juga memperkuat kerja sama antarlembaga dalam menjaga ketersediaan dan distribusi pangan. Dengan koordinasi yang solid, pelaksanaan bantuan pangan periode Juli sampai dengan September 2026 diharapkan dapat berjalan dengan baik, lancar, transparan, dan tepat sasaran.
Pemerintah daerah bersama BULOG berkomitmen untuk terus mengedepankan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan program bantuan pangan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat (Viving Mulia ).