Pagar Alam - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Pagar Alam mengikuti kegiatan Sosialisasi Pelaporan Database Cadangan Pangan melalui Sistem Informasi Cadangan Pangan Nasional (SIGAPNAS) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam pengelolaan dan pelaporan data cadangan pangan secara terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut,
DKPP Kota Pagar Alam diwakili oleh Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan
(KDP), yaitu Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dwi Setyaningsih,
S.E., bersama petugas penginput data cadangan pangan Dela Pusvita, S.TP.
Sosialisasi membahas
mekanisme pelaporan database cadangan pangan melalui aplikasi SIGAPNAS, mulai
dari tata cara penginputan data, pembaruan informasi cadangan pangan daerah,
hingga pentingnya validitas data sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah
dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.
Kepala Dinas Ketahanan
Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, S.P., M.Si., menyampaikan
bahwa pelaporan melalui SIGAPNAS merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata
kelola cadangan pangan yang modern, transparan, dan akuntabel.
"Ketersediaan data cadangan pangan yang akurat dan diperbarui secara berkala menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan ketahanan pangan. Melalui SIGAPNAS, pemerintah daerah dapat menyajikan informasi yang terintegrasi sehingga mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, terutama dalam menghadapi potensi gejolak pasokan maupun keadaan darurat pangan," ujar Jepri Zulfikar.

Sementara itu, Kepala
Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dwi Setyaningsih, S.E., mengatakan
bahwa kegiatan sosialisasi ini memberikan pemahaman teknis yang sangat
bermanfaat bagi petugas daerah dalam melaksanakan pelaporan database cadangan
pangan.
"Melalui sosialisasi ini kami memperoleh pembaruan mengenai mekanisme pelaporan dan pengelolaan data pada aplikasi SIGAPNAS. Ke depan, kami akan terus memastikan proses penginputan data cadangan pangan dilakukan secara tepat waktu, akurat, dan sesuai ketentuan agar informasi yang disampaikan benar-benar dapat menjadi dasar perencanaan dan pengendalian ketahanan pangan," ungkap Dwi Setyaningsih.

Melalui keikutsertaan
dalam sosialisasi ini, DKPP Kota Pagar Alam menegaskan komitmennya untuk terus
meningkatkan kualitas pelaporan database cadangan pangan melalui SIGAPNAS.
Dengan data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi, diharapkan upaya menjaga ketersediaan
serta stabilitas pangan di Kota Pagar Alam dapat terlaksana secara optimal
sekaligus mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional.