Pagar Alam, 11 Juni 2026 – Dalam rangka mendukung penyusunan Neraca Pangan Wilayah (NPW) dan Neraca Bahan Makanan (NBM) Kota Pagar Alam, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Pagar Alam melalui Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan melaksanakan kegiatan Monitoring Kebutuhan dan Ketersediaan Bahan Pangan Pokok pada Kamis (11/06/2026) di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nendagung 5, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam.

Kegiatan monitoring dipimpin oleh Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dwi Setyaningsih, S.E., bersama staf bidang yaitu Rudianto, S.P., Ahmad Nawi, S.P., Doni Alamsyah, S.E., Chandra Adhitya, S.TP., Dela Pusvita, S.TP., Alan Hardi Putra, S.E., Viving Mulia, S.E., dan Nani Rahmawati, S.E.
Monitoring ini dilakukan untuk memperoleh data dan informasi terkait kebutuhan serta ketersediaan bahan pangan pokok yang digunakan dalam operasional dapur SPPG. Data tersebut menjadi salah satu sumber informasi penting dalam penyusunan Neraca Pangan Wilayah dan Neraca Bahan Makanan yang menggambarkan kondisi ketersediaan, konsumsi, serta kebutuhan pangan masyarakat di Kota Pagar Alam.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan data pangan yang akurat dan berkelanjutan sebagai dasar penyusunan kebijakan ketahanan pangan.
"Penyusunan Neraca Pangan Wilayah dan Neraca Bahan Makanan memerlukan data yang valid dan terkini. Oleh karena itu, monitoring langsung ke lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan informasi mengenai kebutuhan dan ketersediaan pangan dapat dihimpun secara akurat. Data ini akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan daerah," ujar Jepri.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dwi Setyaningsih, S.E., menjelaskan bahwa keberadaan dapur SPPG menjadi salah satu objek penting dalam pemantauan kebutuhan pangan karena berperan dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat penerima manfaat.
"Melalui kegiatan monitoring ini, kami dapat mengetahui secara langsung jenis, jumlah, serta pola penggunaan bahan pangan pokok di dapur SPPG. Informasi tersebut sangat diperlukan dalam penyusunan Neraca Pangan Wilayah dan Neraca Bahan Makanan agar data yang dihasilkan lebih representatif dan dapat menggambarkan kondisi pangan di Kota Pagar Alam secara menyeluruh," ungkap Dwi.

Melalui kegiatan monitoring yang dilaksanakan secara berkala, DKPP Kota Pagar Alam terus berkomitmen meningkatkan kualitas data pangan daerah guna mendukung perencanaan pembangunan sektor pangan serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kota Pagar Alam. (Dela)