Pagar Alam, Rabu 17 Juni 2026 — Dalam rangka mendukung pengembangan sektor perikanan budidaya serta meningkatkan kesiapan kelompok penerima manfaat, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Pagar Alam melaksanakan kegiatan Koordinasi Bantuan Bioflok Tematik yang bertempat di Kelompok Koperasi Merah Putih (KKMP) Ulu Rurah, Kecamatan Pagar Alam Selatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong peningkatan produksi perikanan budidaya melalui penerapan teknologi bioflok yang lebih efektif dan efisien. Program Bioflok Tematik diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha budidaya ikan, mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan sumber daya air, serta mendukung peningkatan pendapatan masyarakat pembudidaya ikan di Kota Pagar Alam.

Kegiatan koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulpikar, S.P., M.Si., Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya H. Okta Novianto, S.St.Pi., M.Si bersama jajaran yaitu Heni Eriani, S.P., Alfian, S.P; Sandra Hastuti, S.Pi., Verma Agustina, S.Pi., dan Dina Meilinda, S.Pi., Thia Jenika Rahmadani, A.Md.Pi; Rubiarti, SE. Turut hadir Lurah Ulu Rurah, Lurah Curup Jare, dan Lurah Pelang Kenidai, serta para Penyuluh Perikanan Kota Pagar Alam, yakni Desy Anggryani, S.Pi., Rizka Amalia H., S.St.Pi., Yossy Pratasti AP, Ari Oktadiansyah, S.St.Pi. Kegiatan ini juga diikuti oleh Ketua dan anggota Kelompok Koperasi Merah Putih (KKMP) Bidang Perikanan dari Kelurahan Ulu Rurah, Curup Jare, dan Pelang Kenidai sebagai calon penerima manfaat Program Bantuan Bioflok Tematik.

Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tujuan program, persyaratan administrasi, kesiapan kelompok, kesiapan lokasi, serta mekanisme pelaksanaan bantuan Bioflok Tematik. Selain itu, dilakukan diskusi dan koordinasi terkait berbagai aspek teknis guna memastikan program dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kelompok penerima.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulpikar, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa program Bioflok Tematik merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi perikanan budidaya sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
"Berdasarkan arahan dari Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan, terdapat penyesuaian sasaran penerima dan jenis bantuan pada Program Budi Daya Ikan Tematik Tahun 2026. Oleh karena itu, melalui kegiatan koordinasi ini kami ingin memastikan seluruh kelurahan dan kelompok masyarakat memahami perubahan tersebut, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan budidaya ikan di Kota Pagar Alam," ujarnya.

Sementara itu, jajaran Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya bersama para Penyuluh Perikanan memberikan pendampingan dan penjelasan teknis terkait persyaratan program, pengelolaan sistem bioflok, serta kesiapan kelompok dalam menjalankan kegiatan budidaya nantinya. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, penyuluh perikanan, dan kelompok pembudidaya ikan dalam mendukung keberhasilan program bantuan.
Para peserta menyambut baik pelaksanaan kegiatan koordinasi tersebut dan berharap Program Bantuan Bioflok Tematik dapat segera direalisasikan. Melalui program ini diharapkan usaha budidaya ikan masyarakat semakin berkembang, produktivitas meningkat, serta mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Humas DKPP Kota Pagar Alam menyampaikan bahwa koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program bantuan. "Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, penyuluh perikanan, dan kelompok pembudidaya ikan, diharapkan Program Bantuan Bioflok Tematik dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi kemajuan sektor perikanan budidaya di Kota Pagar Alam," (Verma).