×
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Pembahasan DAK Non Fisik Secara Daring di Ruang Rapat Besemah 3

Pagar Alam – Pemerintah Kota Pagar Alam mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi yang dirangkaikan dengan pembahasan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), pengawasan obat dan makanan, serta evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program 3 juta rumah. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom oleh Kementerian Dalam Negeri melalui bidang ekonomi dan administrasi pembangunan Secara Daring di Ruang Rapat Besemah 3.


Rakor tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas inflasi, meningkatkan efektivitas pemanfaatan anggaran DAK non fisik, serta memastikan dukungan optimal terhadap program prioritas nasional, termasuk program pembangunan 3 juta rumah.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Kota Pagar Alam, Cholmin Heriyadi, S.Pd., M.Pd., selaku pimpinan rakor di daerah, menegaskan pentingnya peran aktif seluruh perangkat daerah dalam menindaklanjuti hasil rapat tersebut.

“Pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan koordinasi lintas sektor. Begitu juga dengan pemanfaatan DAK non fisik dan dukungan terhadap program 3 juta rumah, semuanya harus dilaksanakan secara terintegrasi dan tepat sasaran,” ujarnya.


Pemerintah Kota Pagar Alam melalui bidang ekonomi dan administrasi pembangunan turut aktif mengikuti jalannya rakor dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait. Adapun peserta yang hadir antara lain Inspektorat, Baperida, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan yang dihadiri oleh Doni Alamsyah, SE. dan Ahmad Nawi, S.P.

Dalam rakor tersebut, dibahas langkah-langkah strategis pengendalian inflasi di daerah, termasuk pemantauan harga kebutuhan pokok, optimalisasi distribusi barang, serta penguatan kerja sama antar daerah. Selain itu, juga disampaikan pentingnya pengelolaan DAK non fisik BOK secara tepat sasaran guna mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat, termasuk pengawasan obat dan makanan.


Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, S.P., M.Si., menyampaikan komitmennya dalam mendukung upaya pengendalian inflasi, khususnya dari sektor pangan.

“Kami akan terus memperkuat ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan di daerah, serta meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait agar harga tetap terkendali dan masyarakat tidak terdampak secara signifikan,” ungkapnya.


Tidak kalah penting, evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap program pembangunan 3 juta rumah juga menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah diharapkan dapat berperan aktif dalam penyediaan lahan, percepatan perizinan, serta dukungan kebijakan guna mendukung keberhasilan program tersebut.

Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, Pemerintah Kota Pagar Alam menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan nasional, menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program strategis yang terintegrasi. (viving)