Pagar Alam, 10 Agustus 2026 – Dinas Ketahanan Pangan dan
Perikanan (DKPP) Kota Pagar Alam dengan tegas menyatakan dukungan penuh
terhadap Program Pariwara Anti Korupsi Tahun 2026 yang merupakan bagian dari
gerakan nasional pemberantasan korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK).
Dukungan ini merupakan komitmen nyata DKPP bersama
Pemerintah Kota Pagar Alam di bawah kepemimpinan H. Ludi Oliansyah, Wali Kota
Pagar Alam dan Hj. Bherta, Wakil Wali Kota Pagar Alam untuk mewujudkan tata
kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Program Pariwara Anti Korupsi Tahun 2026 bertujuan untuk
meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya korupsi dan pentingnya integritas.
Melalui media visual dan digital, pesan-pesan anti korupsi disampaikan secara
masif agar menjadi budaya di lingkungan kerja dan masyarakat.

Banner kampanye dengan tagline "Bersama Melawan
Korupsi - Korupsi Musuh Bersama" telah dipasang di lingkungan kantor DKPP.
Dengan latar ikon Gunung Dempo dan semangat "Bersemilah Kota
Perjuangan", kampanye ini diharapkan dapat menguatkan semangat seluruh ASN
dan masyarakat Kota Pagar Alam.
Sebagai bentuk dukungan nyata, DKPP Kota Pagar Alam telah
melaksanakan kampanye Program Pariwara Anti Korupsi Tahun 2026 melalui 3 kanal
media resmi:
1. Website/Blog
Resmi DKPP : DISHANPANG sebagai pusat informasi, publikasi kegiatan,
dan edukasi anti korupsi.
2. Facebook
DKPP Pagar Alam : Untuk menjangkau kelompok tani, kelompok nelayan, dan
masyarakat umum.
3. Instagram
@dkpp_kotapagaralam : Dengan konten visual dan infografis agar pesan anti korupsi
mudah dipahami generasi muda.
Langkah ini sejalan dengan arahan KPK bahwa pemberantasan
korupsi harus dilakukan dari hulu ke hilir, termasuk melalui pemanfaatan media
sosial agar pesan sampai ke seluruh lapisan masyarakat, khususnya pelaku sektor
pangan dan perikanan.
6 Poin Komitmen Anti Korupsi DKPP Pagar Alam
Dalam internal DKPP, seluruh ASN diwajibkan menandatangani
pakta integritas dan menjalankan 6 poin komitmen berikut:
1. Kejujuran
membangun bangsa, korupsi menghancurkannya
2. Tolak
suap dan kecurangan sekecil apapun
3. Stop
korupsi, selamatkan negeri
4. Tegak kan
hukum tanpa pandang bulu
5. Laporkan
jika melihat praktik korupsi
6. Korupsi
itu jahat
Kepala Dinas DKPP Kota Pagar Alam Jepri Zulfikar, SP., M.Si, menegaskan bahwa sektor ketahanan pangan dan perikanan sangat
rentan terdampak korupsi.
"Kami mengelola anggaran untuk benih, pakan, alat
tangkap, dan bantuan ketahanan pangan. 1 rupiah pun harus sampai kepada yang
berhak. Di DKPP tidak ada tempat untuk suap, pungli, dan gratifikasi. Kami
berkomitmen mewujudkan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM," tegas Kadis
DKPP.
Beliau juga mengajak seluruh penyuluh, UPT, dan mitra kerja
DKPP untuk menjadi agen perubahan dan mengamalkan nilai ASN BerAKHLAK,
khususnya nilai Anti Korupsi dan Loyal.
Korupsi dapat menyebabkan keterlambatan program, mutu
bantuan yang buruk, dan hilangnya kepercayaan masyarakat. Padahal sektor pangan
dan perikanan adalah penopang utama kesejahteraan masyarakat Kota Pagar Alam.
Dengan birokrasi yang bersih, diharapkan program DKPP dapat
berjalan optimal dan mampu mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan
kesejahteraan petani dan nelayan.
DKPP Kota Pagar Alam mengajak seluruh masyarakat untuk ikut
mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi praktik korupsi. Laporan dapat
disampaikan melalui:
1. Call
Center KPK 198
2. Website:
kpk.go.id
3. Aplikasi
LAPOR! 1708
"Bersama kita bisa wujudkan Pagar Alam yang bersih, jujur dan bermartabat"Mari kita jaga integritas bersama demi Ketahanan Pangan yang kuat dan Kota Pagar Alam yang maju.
(Elda Widia Puspita)