×
Zoom  Meeting Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Publik Daerah

Wujudkan Layanan Publik Modern, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Ikuti Zoom Meeting Pemanfaatan AI

PAGAR ALAM, 13 Maret 2026 – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menunjukkan komitmennya dalam melakukan transformasi digital demi meningkatkan standar pelayanan masyarakat. Pada hari ini, Jumat 13 Maret 2026, jajaran pimpinan dan staf dinas mengikuti kegiatan Zoom Meeting bertajuk "Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Publik Daerah".

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas, Deli Andriani, SE., M.M., yang hadir mewakili Plt. Kepala Dinas. Beliau didampingi oleh:

Yenni Anggraini, SE., M.M. (Kasubbag Umum dan Kepegawaian)

Septi Hidayati, SE., M.Si. (Analis Perencanaan)

Turut hadir dalam pertemuan daring tersebut sejumlah staf dari berbagai bidang, yakni Patra Romadon, Heldi Juliansyah, SM, Sismawati, SE, dan Gia Fiorenteza, S.T.

Materi utama disampaikan secara komprehensif oleh Itsar Irsyada Surga, S.T., seorang Tenaga Ahli yang berpengalaman di bidang teknologi informasi. Dalam paparannya, beliau menggarisbawahi bahwa implementasi Artificial Intelligence (AI) di sektor pemerintahan dapat membantu mengolah data ketahanan pangan dan potensi perikanan secara lebih cepat dan akurat dibandingkan metode konvensional.

"Teknologi AI bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan untuk memperkuat kapasitas kita dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat sasaran," ungkap Deli Andriani, SE., M.M. di sela-sela kegiatan.

Beberapa poin strategis yang menjadi fokus diskusi selama dua jam tersebut (09.30 - 11.30 WIB) meliputi:

Personalisasi Layanan: Bagaimana AI dapat membantu dinas merespons kebutuhan petani dan nelayan secara lebih spesifik.

Efisiensi Administrasi: Pemanfaatan tools berbasis AI untuk mempermudah tugas rutin staf, seperti penyusunan laporan dan analisis perencanaan.

Transparansi Data: Integrasi AI dalam pengelolaan sistem informasi ketahanan pangan daerah.

Melalui keikutsertaan ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan berharap dapat menyelaraskan program kerja tahun 2026 dengan perkembangan teknologi terkini, sehingga setiap kebijakan yang diambil lebih berbasis pada data (evidence-based policy)

(Patra Romadon).