×
Tinjau Kelayakan Lahan, DKPP Pagar Alam Siapkan Pengembangan Program Mina Padi

PAGAR ALAM, Selasa 12 Mei 2026 - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam melaksanakan survei lokasi guna menilai kelayakan lahan sebagai calon lokasi pengembangan program mina padi di Kota Pagar Alam. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal dalam mendukung peningkatan produksi pangan dan pengembangan sektor perikanan terpadu di daerah.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam melalui bidang PPP Rumi Sanjaya, S.Pt mengatakan, survei ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan dalam program mina padi, yaitu sistem budidaya yang mengombinasikan pertanian padi dengan budidaya ikan dalam satu hamparan lahan.

“Melalui survei ini kami ingin melihat langsung kondisi lahan, sumber irigasi, serta potensi pengembangan kawasan yang sesuai untuk program mina padi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan petani,” ujarnya.


Kegiatan survei dilakukan dengan peninjauan langsung ke beberapa titik lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pengembangan mina padi. Tim lapangan melakukan pengecekan kondisi tanah, ketersediaan air, serta akses pendukung lainnya guna memastikan program dapat berjalan optimal.

Survei lapangan ini diikuti oleh Heni Eriani, S.Pt; Rumi Sanjaya, S.Pt; Verma Agustina, S.Pi; Sandra Hastuti, S.Pi; Dina Meilinda, S.Pi; beserta Penyuluh Perikanan Desy Anggryani, S.Pi; Yossy Pratasti AP; Ari Oktadiansyah, S.St.Pi; Winda Meilando, S.I.K; dan Aprillia Ifadah Putri, S.Pi yang turut melakukan pendataan dan peninjauan langsung di lokasi survei.


Hasil survei nantinya akan menjadi dasar dalam penetapan lokasi prioritas pengembangan program mina padi di Kota Pagar Alam. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan produksi perikanan air tawar dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Pagar Alam berharap program mina padi dapat segera direalisasikan sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.