Pagar Alam,- Pemerintah Kota Pagar Alam menjalin kerjasama dengan Lapas kelas III Pagar Alam dan Kantor Advokad Musridi Muis di Balai Pertemuan Rumah Dinas Pagar Alam, Gunung Gare, Kamis (05/03/2026)
Kerjasama tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU).

Kerjasama yang dilakukan yaitu program Pendidikan Kesetaraan dan Program Kemandirian Pangan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), kedua program tersebut menjadi prioritas karena sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Program pendidikan kesetaraan bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada warga binaan agar tetap memperoleh hak pendidikan selama menjalani masa pidana. Sementara program kemandirian pangan diharapkan mampu meningkatkan keterampilan sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Selain itu juga dilakukan kerjasama dibidang pembinaan kemandirian, pelatihan keterampilan, pelayanan kesehatan, pembinaan kepribadian, serta peningkatan literasi bagi warga binaan.
Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah dalam sambutannya berharap kerjasama tersebut dapat memperkuat sinergitas antara pemerintah kota dengan lapas Pagar Alam.
"Melalui kerjasama ini diharapkan mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasayarakatan. Serta upaya membangunan masyarakat Kota Pagar Alam lebih baik lagi," ucapnya
Ditambahkan Ludi, kerjasama antara Pemkot Pagar Alam dengan Advokad Senior Musridi Muis adalah untuk memberikan pembinaan dan pendampingan hukum kepada ASN dilingkungan Pemkot Pagar Alam, diharapkan dengan adanya kerjasama ini ASN dapat bekerja lebih baik, terarah dan terukur dalam mengambil kebijakan, sehingga tidak bermasalah dan melanggar hukum.
Sementara itu, Plt.Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar,SP.,M.Si yang turut mendampingi Wali Kota Pagar Alam menyampaikan
bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Lapas Kelas III Kota Pagar Alam merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar instansi, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan dan pengembangan sektor perikanan di Kota Pagar Alam.
"Kerja sama ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan Lapas untuk kegiatan budidaya perikanan dan pengembangan pangan, sekaligus memberikan pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki kemampuan produktif yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat," ucapnya

Jepri juga menyampaikan, melalui kolaborasi tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam siap memberikan pendampingan teknis, pelatihan, serta dukungan program budidaya perikanan dan pengembangan pangan, sehingga program dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan daerah.
"Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan melalui sektor pangan dan perikanan," tutupnya (Chandra dan Edward)