PAGAR ALAM — Yayasan Pencegahan Kanker Nusantara (YPKN) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan edukatif mengenai pencegahan serta deteksi dini penyakit kanker. Kegiatan Sosialisasi yang berlangsung di ruang pertemuan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKP) Kota Pagar Alam yang dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Yayasan Pencegahan Kanker Nusantara (YPKN) terhadap meluasnya potensi risiko kanker di tengah masyarakat, khususnya bagi para pelayan publik yang memiliki mobilitas dan tingkat stres kerja yang cukup tinggi.

Dalam sosialisasi tim edukator dari Yayasan Pencegahan Kanker Nusantara (YPKN) menjelaskan secara komprehensif mengenai karakteristik penyakit kanker, cara penyebarannya, serta langkah-langkah konkret yang bisa dilakukan untuk mengantisipasinya. Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi: Pemahaman Jenis Kanker Populer: Edukasi berfokus pada jenis kanker dengan angka kejadian tertinggi di Indonesia, seperti kanker payudara, kanker serviks (leher rahim) pada wanita, serta kanker prostat dan paru-paru pada pria. Identifikasi Faktor Risiko: Peserta diajak mengenali pemicu utama terbentuknya sel kanker, seperti konsumsi makanan yang mengandung zat pengawet berlebih, pola hidup sedentary (kurang bergerak), kebiasaan merokok, paparan radikal bebas, serta faktor genetik. Metode Deteksi Dini: Penjelasan mengenai teknik periksa payudara sendiri (SADARI), pentingnya pemeriksaan Pap smear atau tes IVA bagi wanita, serta uji laboratorium berkala untuk mendeteksi potensi kanker sejak stadium awal. Pemanfaatan Herbal dan Pola Makan Sehat: Edukasi mengenai pentingnya asupan antioksidan alami dari sayur dan buah segar, serta penggunaan tanaman herbal yang berkhasiat memelihara daya tahan tubuh dari serangan sel abnormal.

Yayasan Pencegahan Kanker Nusantara (YPKN) menekankan bahwa kendala terbesar penanganan kanker di Indonesia adalah keterlambatan diagnosis. Mayoritas penderita baru memeriksakan diri ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut (stadium 3 atau 4), sehingga proses penyembuhan menjadi jauh lebih sulit dan memakan biaya yang sangat besar. “Kanker bukanlah penyakit yang muncul secara mendadak, melainkan hasil dari akumulasi gaya hidup yang kurang sehat selama bertahun-tahun. Kunci utama melawan kanker adalah pencegahan sejak dini dan keberanian untuk melakukan pemeriksaan secara berkala sebelum gejala berat muncul.” — Tim Penyuluh YPKN

Penyelenggaraan penyuluhan ini disambut hangat oleh jajaran DKP Kota Pagar Alam. Selain mendapatkan wawasan medis yang berharga, para pegawai juga diberikan ruang untuk berkonsultasi langsung mengenai berbagai keluhan kesehatan dan riwayat penyakit keluarga.Dengan berbekal pemahaman yang tepat, para pegawai DKP Pagar Alam diharapkan tidak hanya mampu menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga, tetapi juga bisa menjadi agen edukasi bagi masyarakat sekitar di lingkungan Kota Pagar Alam. Tutupnya (Elda Widia P).