×
Dukung Generasi Sehat, 150 Siswa SD Muhammadiyah 3 Kota Pagar Alam Nikmati Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Pagar Alam – Pemerintah Kembali Melaunching Dapur SPPG Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Di Kota Pagar Alam, program ini resmi diluncurkan di SD Muhammadiyah 3 dengan melibatkan sebanyak 150 siswa sebagai penerima manfaat, Senin (20/04/2026).

Program yang merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ini bertujuan untuk memastikan anak-anak usia sekolah mendapatkan asupan gizi seimbang guna mendukung tumbuh kembang yang optimal, baik dari segi fisik maupun kognitif. Peluncuran program MBG di SD Muhammadiyah 3 Pagar Alam turut dirangkaikan dengan peninjauan langsung ke Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidorejo. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta proses pengolahan makanan yang memenuhi standar kebersihan dan gizi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam, Dahnial Nasution, AP., M.Si. Hadir pula Ketua Satgas MBG Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, SP., M.Si yang diwakili oleh Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Wanhari, SE, didampingi oleh Pejabat Fungsional Isti Agusti, S.TP, Desi Indriani, S.P, Yuliana J, S.P, dan Alan Hardi Putra, SE beserta jajaran pejabat terkait lainnya. Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Babinsa Kota Pagar Alam, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PPKBP3A Kota Pagar Alam, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Baperinda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kota Pagar Alam, Lurah serta para kepala SPPG, tenaga ahli gizi, dan tenaga akuntan yang terlibat dalam pelaksanaan program. 


Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam Dahnial Nasution,AP., M.Si menyampaikan bahwa Program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam menekan angka stunting serta mengatasi berbagai persoalan gizi pada anak usia sekolah. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas kesehatan dan kemampuan belajar siswa. Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi cukup dan seimbang cenderung lebih aktif, memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik, serta mampu menyerap pelajaran dengan optimal. “Program ini bukan hanya tentang memberikan makanan, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Gizi yang baik akan mendukung perkembangan fisik dan kecerdasan anak secara menyeluruh,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, melalui Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Wanhari, SE, menegaskan bahwa pelaksanaan program MBG harus mengacu pada prinsip gizi seimbang dan standar keamanan pangan. Ia menjelaskan bahwa setiap menu yang disajikan telah dirancang oleh tenaga ahli gizi dengan memperhatikan kebutuhan nutrisi anak, mulai dari karbohidrat, protein, vitamin, hingga mineral. Selain itu, proses pengolahan makanan juga diawasi secara ketat guna menjamin kebersihan dan kualitasnya. “Keberlanjutan program ini sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan di lapangan. Oleh karena itu, kami bersama pihak sekolah dan instansi terkait akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala,” katanya.

Evaluasi tersebut meliputi berbagai aspek, seperti kualitas makanan, ketepatan distribusi, tingkat konsumsi siswa, hingga dampaknya terhadap kesehatan, kehadiran, dan prestasi belajar siswa di sekolah. Di sisi lain, pelaksanaan program ini juga mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SD Muhammadiyah 3 Pagar Alam menyampaikan bahwa program MBG sangat membantu dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan sehat. Para siswa pun tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tertib saat menerima makanan dan menikmati hidangan bersama teman-teman di lingkungan sekolah. Suasana kebersamaan yang tercipta memberikan nilai tambah dalam membangun karakter sosial siswa.

Salah satu siswa mengungkapkan kegembiraannya setelah menerima makanan bergizi dari program tersebut. Ia mengaku senang karena dapat makan bersama teman-teman dengan menu yang lezat. “Saya senang sekali bisa makan bersama di sekolah. Makanannya enak dan membuat saya lebih semangat untuk belajar,” ujarnya dengan penuh keceriaan.

Dengan diluncurkannya Program Makan Bergizi Gratis di SD Muhammadiyah 3 Pagar Alam, diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. Program ini juga diharapkan mampu menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah lain di Kota Pagar Alam. Ke depan, Pemerintah Kota Pagar Alam berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program MBG ke berbagai sekolah lainnya. Langkah ini diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan peserta didik secara menyeluruh. Tutupnya (Sella dan Nina)