×
Dorong Akses Keuangan Daerah, Pengembangan Sektor Usaha dan Ekspor, DKPP Ikuti RAKOR TPKAD & SULTAN MUDA XPORA SUMMIT 2026

Pagar Alam,- Untuk meningkatkan sinergi antara Pemerintah Daerah dan Stakeholder dalam mendorong akses keuangan daerah dan pengembangan sektor usaha dan ekspor, serta dalam rangka mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan melalui pengembangan kewirausahaan serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan guna memastikan aktivitas ekonomi rakyat tumbuh secara produktif, merata, dan berkelanjutan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI dengan menekankan penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kesejahteraan, serta pembangunan yang inklusif bagi seluruh lapisan Masyarakat, Pemerintah Kota Pagar Alam melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) x Sultan Muda XporA Summit 2026, di Ballroom Sriwijaya Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (21/04/2026)

 

Rapat Koordinasi tersebut dihadiri oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam dan Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kota Pagar Alam.

 

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, SP.,M.Si mengatakan rapat tersebut membahas Koordinasi Daerah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) dan Kegiatan Sultan Muda Xpora Summit Tahun 2026.

 

“Kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan stakeholder dalam mendorong akses keuangan daerah serta pengembangan sektor usaha dan ekspor,” ucapnya

 

Beberapa hasil yang diperoleh dalam kegiatan tersebut antara lain :

1.     Mengikuti Rapat Koordinasi TPKAD yang membahas strategi percepatan inklusi keuangan di daerah, termasuk penguatan peran sektor perbankan dan lembaga keuangan dalam mendukung UMKM;

2.     Mendapatkan informasi terkait program-program percepatan akses keuangan yang dapat diimplementasikan di Kota Pagar Alam, khususnya pada sektor ketahanan pangan dan perikanan;

3.     Mengikuti rangkaian kegiatan Sultan Muda Xpora Summit 2026 yang berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam menembus pasar ekspor;

4.     Terjalinnya koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait serta stakeholder dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi daerah; dan

5.     Mendapatkan wawasan terkait peluang ekspor produk perikanan dan pangan lokal sebagai upaya peningkatan nilai tambah produk daerah. (Chandra)