Pagar Alam – Dalam rangka mendukung penyusunan Neraca Pangan Wilayah dan Neraca Bahan Makanan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Pagar Alam melalui Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan melaksanakan kegiatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pangan Pokok/Barang Penting pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan monitoring dilaksanakan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bangun Rejo 2, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam.

Monitoring ini dilakukan oleh Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dwi Setyaningsih, S.E., bersama tim yang terdiri dari Rudianto, S.P., Chandra Adhitya, S.TP., Dela Pusvita, S.TP., dan Nani Rahmawati. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperoleh data dan informasi terkait ketersediaan bahan pangan pokok yang digunakan dalam operasional dapur SPPG sebagai bagian dari pemetaan kondisi pangan daerah.

Pemantauan meliputi identifikasi jenis bahan pangan, jumlah kebutuhan, sumber pasokan, serta kondisi ketersediaan bahan pangan guna mendukung penyusunan data neraca pangan yang akurat sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring menjadi langkah penting dalam memastikan data pangan daerah tersusun dengan baik dan menggambarkan kondisi riil di lapangan.

“Penyusunan Neraca Pangan Wilayah dan Neraca Bahan Makanan memerlukan data yang valid dan berkelanjutan. Melalui monitoring langsung seperti ini, pemerintah dapat mengetahui kondisi ketersediaan bahan pangan serta pola kebutuhan yang ada sehingga kebijakan ketahanan pangan dapat disusun lebih tepat sasaran. Dapur SPPG juga menjadi salah satu indikator penting karena berperan dalam pemenuhan gizi masyarakat,” ujar Jepri Zulfikar.

Sementara itu, Kepala
Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dwi Setyaningsih, S.E., menjelaskan
bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara berkala sebagai upaya penguatan
sistem informasi pangan daerah.
“Monitoring ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai ketersediaan bahan pangan pokok dan barang penting yang digunakan di dapur SPPG. Data yang diperoleh akan menjadi bagian penting dalam penyusunan neraca pangan wilayah sehingga dapat mendukung upaya menjaga ketahanan pangan serta perencanaan kebutuhan pangan masyarakat di Kota Pagar Alam,” ungkap Dwi Setyaningsih.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Pagar Alam terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan daerah dengan menyediakan data pangan yang akurat, terpadu, dan berkelanjutan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan sektor pangan dan gizi masyarakat.