Pagar Alam — Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melaksanakan kegiatan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 yang bertempat di Ruang Besemah 1, Kota Pagar Alam.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Wali Kota, Seluruh Kepala OPD dan Camat di Lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam, serta tim auditor dari BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan. termasuk Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, S.P., M.Si.
Dalam kegiatan tersebut, BPKP menyampaikan latar belakang pelaksanaan evaluasi, di antaranya pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam akselerasi pembangunan sektor strategis nasional. Hasil evaluasi sebelumnya (EVRAN 2025) menunjukkan bahwa masih terdapat intervensi yang belum efektif dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan, dengan rata-rata capaian sebesar 74,74%.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memastikan seluruh program kerja pemerintah daerah berjalan selaras dengan visi pembangunan serta memenuhi standar akuntabilitas yang ditetapkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Dalam arahannya, Wali Kota Ludi Oliansyah mengucapkan selamat datang kepada BPKP Sumsel di Kota Pagar Alam. Wako Ludi menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun perencanaan yang tajam dan berbasis kebutuhan masyarakat.
"Evaluasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan bahwa perencanaan kita di tahun 2026 tepat sasaran, efisien, dan tidak tumpang tindih," ujar Wali Kota.
"Kita ingin di tahun 2026 ini, Pagar Alam tidak hanya tumbuh secara angka, tapi juga secara kualitas pelayanan kepada masyarakat. Semuanya dimulai dari perencanaan yang matang hari ini," tambah Wako.
Jepri Zulfikar, S.P., M.Si selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan “mendukung penuh kegiatan evaluasi yg dilaksanakan oleh BPKP sumsel terkait perencanaan yg efektif dan efisien.” tuturnya (GF)